Kalau “Ya” silakan terus membaca post ini, bila “Tidak” silakan lanjutkan aktivitas kamu sehari-hari and be happy!
saya tidak mau membuat kamu berpikir hal yang tidak menyenangkan. Anyway, bila kamu sudah membaca hingga kata ini maka dengan sendirinya kamu akan melanjutkan membaca paragraf di bawah.

Setiap hari kita bekerja demi mencari segenggam “Kebebasan”. Berkutat dengan teknologi dan pemikiran terkini, menyatu dengan rutinitas dan pola. Bukan, saya menulis tema ini bukan karena saya sedang bosan akan hidup atau sedang mencari jati diri, saya malah sedang sangat menikmati hidup. Tapi pertanyaan ini terlintas setelah saya melihat artikel tentang betapa ironis nya perbedaan kehidupan di antara negara-negara di dunia ini dan bagaimana kita sebagai manusia merespon akan keadaan yang sudah berlangsung lama ini.
Sebagai contoh, sebanyak 426.000 handphone di buang/di ganti setiap harinya di Amerika Serikat menimbulkan sampah yang elektronik yang tidak terbayangkan banyaknya. Dan bagaimana kita terus mengeksploitasi bumi atas nama pembaruan dan modernitas.
Sungguh saya jadi memikirkan lagi, apakah kita di ciptakan untuk ditiadakan dengan sistem yang otomatis?
Apakah memang semuanya sudah terprogram seperti itu? Atau apakah kita bisa melakukan sesuatu sebelum semuanya terlambat?
Penyesalan memang selalu datang terakhir, seperti tokoh jagoan dalam film kebanyakan. Tapi itu hanyalah skenario film dan tugas film adalah menghibur.
Ok, maaf bila post saya hari ini membingungkan atau membosankan bagi sebagian kita, coba baca link berikut yang membuat saya berpikir seperti ini (lagi).
http://spacecollective.org/projects/What-happened-to-nature-
Dan coba jawab pertanyaan judul diatas dan hal apa yang dapat kita lakukan.
Designed by Richard Fang
Developed by zamdesign
© 2009 Richard Fang. All Rights Reserved.