Analoginya begini.. dalam dunia industri pasti banyak produk yang di keluarkan oleh berbagai merk, produk itu di artikan seperti sapi. Umumnya sapi-sapi tersebut berwarna hitam-putih atau coklat tua-putih dan tentu saja sangat membosankan dan gampang sekali terlupakan (kecuali bila sapi tersebut sering muncul berkali-kali dan mencuci otak kita), seperti kebanyakan produk yang kita jumpai sehari-hari.
Tapi bagaimana jika ada sapi bercorak ungu-putih? pasti kamu akan melihatnya bukan? Disitulah letak arti dari Purple Cow, diferensiasi dalam arti yang sebenarnya

Purple Cow edisi bahasa Indonesia
Purple Cow di tulis oleh Seth Godin, seorang pemikir pemasaran terkenal dan bukunya sudah banyak yang menjadi best seller di dunia. Inti dari buku ini adalah, bila kita ingin menciptakan produk yang ingin di ingat banyak orang dan menghasilkan pertumbuhan yang sehat (bukan cepat), maka jalan satu-satunya adalah dengan menjadi purple cow.
Bagaimana menjadi purple cow?
Pertama, Dalam menciptakan suatu produk, kita harus mempunyai passion (hasrat dan gairah). Ciptakan produk itu seperti menciptakan untuk kepentingan diri sendiri.
Kedua, You can’t please everybody!. Jangan menjadi serakah dan ingin memeluk semua pangsa pasar, atau produk itu akan gagal, bila tidak gagal maka mungkin produk tersebut akan hidup tetapi tidak ada yang spesial dan orang tidak akan membicarakannya.
Ketiga, Beranilah untuk menjadi berbeda. Sistem dan budaya kita saat sekolah dulu memang mengajarkan untuk tidak menjadi berbeda, bila kita melakukan sesuatu diluar apa yang di pikirkan oleh sekolah, maka kita akan di cap sebagai siswa yang buruk. Parahnya lagi, sekarang ini sepertinya mayoritas anak-anak yang sekolah hanya mengejar nilai saja tanpa mengerti inti dari pelajaran tersebut, ini semakin mem-perparah mindset tersebut. Maka bila kita menjadi berbeda, otomatis lingkungan kita akan menentangnya (mungkin pada saat awal), untuk itu di butuhkan keberanian untuk mengambil resiko itu semua.

yes it's purple!
Keempat, Ciptakan ‘virus’ yang mudah menyebar. Setiap sapi ungu pasti mempunyai ‘virus’! mereka tidak ‘bersih’ seperti sapi lainnya. Karena diferensiasi itu (poin ketiga), produk tidak akan langsung di gunakan secara massal. Melainkan di mulai dari beberapa pengguna awal yang juga berani mengambil resiko. Dan jika produk tersebut mempunyai ‘virus’ yang cukup kuat untuk di bicarakan/di sebarkan, maka dengan sendirinya produk itu akan memasarkan dirinya sendiri melalui para pengguna awal yang menceritakan pengalaman hebat produk ke teman-temannya.
Kelima, Purple Cow itu ada atau tidak ada sama sekali dalam sebuah produk.
Jadi mulailah mencari atau menjadi sapi ungu tersebut, dan tentu saja itu semua butuh proses dan waktu untuk pembelajaran. Seperti ucapan Seth Godin, “Lebih baik me-release 10 produk yang berbeda dengan budget 100 juta dollar, daripada me-release 1 produk dengan budget yang sama tetapi menggunakan seluruh budget tersebut dengan memasarkan di media konvensional. At least bila ke-10 produk tersebut semuanya gagal, maka kamu mendapatkan 10 pelajaran yang berbeda, di banding dengan yang 1 produk.”
Bagi kamu yang tertarik dengan buku tersebut, dapat di beli di toko-toko buku terkemuka di Indonesia. Saya percaya pemikiran tersebut tidak hanya untuk produk dan pemasaran saja, tetapi bisa di gunakan di berbagai bidang dan kehidupan.
Happy Purple!!
Designed by Richard Fang
Developed by zamdesign
© 2009 Richard Fang. All Rights Reserved.
Yahoo!! Suka baca Seth Godin juga? Udah komplir baca semua bukunya? Wah,bagus tuh rangkumannya. Saya sudah baca tapi ndak bisa merangkum seperti itu
Oke, salam kenal ya
iya! he is my new hero hahaha
baru baca 3 bukunya sih purple cow, small is the new big,n the dip.. semuanya bagus2.. klo ada waktu mau baca semua sih
salam kenal juga, navinot nya very inspiring!
Huhu, dari dulu ingin baca bukunya tapi ngga sempet terus!
At leaat baca resensinya disini lah
Ngomong – ngomong pak, kalau permalink blognya di custom, jadi lebih keren tuh
@ F _ harus baca itu hehehe
oo gtu ya.. ok deh saya coba, maklum masih baru pake wp
thanks for the idea
Wah ini buku mayan bagus, tapi ada 4P yang harus diwaspadai dan gak ditulis di buku ini, yaitu : Pemko, Pajak, Polisi, Preman… hehehehe, just kidding ^_^
ada2 aja lu san hehehehe
Great… Aq suka sekali tulisan ini sesuatu yang harus kita
miliki agar kita berbeda dari yang lain. Pasti isi bukunya dah di
serap semua ke otak ya pa… he.. “Pepatah mengatakan, “Perbedaan
itu bukan selalu yang terbaik, akan tetapi orang yang terbaik itu
selalu berbeda.” Tx