2 min read

Kesalahan Terbesar Entrepreneur Pemula

1

Banyak dari kita memulai suatu ide bisnis berdasarkan “apa” yang kita tawarkan kepada orang lain.

Kalau kamu datang dari latar belakang produk digital seperti saya, maka biasanya akan dimulai dengan fitur dan teknologi yang super canggih. Atau biasanya dimulai dari hard-skill yang kita punya, misalnya menulis, mendesain, memprogram, membuat “karya”, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan proses mencipta.

Walaupun terdengar natural, namun langkah diatas adalah kesalahan terbesar bagi kamu yang ingin memulai bisnis. Karena kesalahan tersebut, saya membuang waktu dan uang yang tidak sedikit. Tidak percuma sih, tetapi saya berharap andai saya bisa belajar dan mengetahui lebih awal sehingga bisa mempercepat gerakan menuju sukses.

Sebelum kamu memulai bisnis dan menawarkan “apa” yang kamu jual. Mulailah dengan bertanya kepada diri sendiri, kepada “siapa” kamu menjual produk / jasa kamu tersebut?

Terdengar simple tapi sangat mendasar sekali. Sebagus-bagusnya produk / jasa yang kamu tawarkan, tidak akan ada gunanya jika kamu tidak tahu target market dan audience kamu. Dan of course, jawabannya bukan semua orang!

Setelah kamu mengetahui target market, kita juga harus pelajari apakah target market tersebut mampu membeli produk / jasa yang kamu tawarkan? Lalu apakah produk / jasa ini menyelesaikan masalah mereka?

Kalau kamu sudah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas, maka “apa” yang kamu tawarkan kepada audience akan lebih tajam dan relevan. Alhasil mereka akan dengan senang hati berpisah dengan uang mereka untuk mendapatkan produk / jasa kamu.

Jadi sebagai summary, ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab sebelum kamu memulai bisnis:

  1. Siapakah audience kamu? Deskripsikan dengan detail dan visualisasikan (pekerjaan, cara pakai baju, jumlah pendapatan bulanan, tinggal dimana, mimpi mereka dan lainnya)
  2. Produk / jasa apakah yang tepat dan relevan untuk audience kamu? Problem apa yang mereka punya sekarang?
  3. Apakah produk / jasa yang kamu tawarkan bisa menyelesaikan problem mereka?
  4. Seberapa besar audience tersebut?
  5. Apakah mereka mampu untuk membeli produk kamu?

Lima pertanyaan tahap awal tersebut bisa menjadi fondasi awal untuk memulai bisnis. Apakah kamu punya pertanyaan tambahan? silakan berkomentar dibawah ya!