Tapi yang akan saya jabarkan disini adalah tips kreatif di industri kreatif, di karenakan saya juga bergerak di bidang ini. Pada dasarnya menjadi kreatif itu hanya pilihan antara A atau B, Ya atau Tidak. Dan ide sebenarnya banyak bertebaran di sekitar kita, hanya terkadang kita saja yang tidak menyadari karena kita hanya melihat dari satu sisi saja.
Tentu kita tahu yang membedakan antara kreatif dan tidak kreatif adalah ide itu sendiri, namun terkadang ide yang sederhana dan terpikirkan oleh orang banyak juga bisa di bilang kreatif.
Mulai bingung kan? sama, saya juga mulai sedikit bingung
baiklah, selanjutnya agar lebih jelas akan saya coba jabarkan tips yang sudah dijanjikan pada judul posting tersebut.
Punya ide yang brilian? cemerlang? aneh? dan sejenisnya yang lain? tidak akan berguna kalau tidak berani di jalankan. Memang tidak mudah, karena biasanya ide bagus itu menghadapi banyak cobaan dan banyak pertentangan dari orang lain, yang terkadang membuat nyali kita ciut, atau bahkan membuat kita memikirkan ulang ide itu dan akhirnya menganggap ide itu tidak berguna.
Hey, jangan terpengaruh oleh orang lain, kalau memang menurut kita benar dan dapat di pertanggung jawabkan, ya di coba saja, setidaknya di implementasikan, di wujudkan dalam bentuk mock-up/ sketsa / business plan, dan lainnya. Lalu di tawarkan ke klien / calon klien / teman, dan lihat reaksi mereka. Setidaknya Kamu sudah mengambil langkah pertama, di banding hanya berkutat di awang-awang saja.
Setiap hal yang kita kerjakan atau pikirkan sebaiknya memecahkan suatu masalah. Sebelum bisa memecahkan masalah, kita harus mengenal masalah tersebut terlebih dahulu. Hal apa yang menyebabkan masalah itu? Gunakan kata “Mengapa?” dan “Bagaimana?” secara intensif, jadilah orang yang kritis, banyak bertanya dan ingin tahu akan suatu hal/masalah. Di jamin Kamu akan lebih mudah berpikir kreatif, dan sudah pasti ide yang keluar dari pemikiran Kamu itu berguna bagi diri sendiri dan orang lain.
Saya sering menggunakan metode ini, yaitu dengan mengandaikan kalau saya yang menjadi klien, saya yang punya dan menjalankan bisnis nya. Intinya menceburkan diri ke dalam dunia klien, sehingga kita bukan saja hanya mengerti masalah dan peluang apa yang ada dalam dunia klien itu, namun kita menjadi lebih jujur dan lebih bergairah saat mengerjakan projek klien tersebut. Dan biasanya solusi yang kita tawarkan gampang di setujui, karena memang kita sudah mengerti luar dalam akan dunia nya klien.
Kadang-kadang karena begitu yakin nya dengan ide kita, kita hanya mencoba sekali saja. Kalau berhasil, ya bagus, kalau tidak berhasil ya sudah, the end. Memang gairah ide pertama itu tidak terkalahkan, sama seperti ketika kita mendapat gebetan/pacar baru, rasanya ide pertama ini yang paling bagus dan paling benar. Tetapi sebenarnya, mungkin ide pertama itu baru berupa kerangka nya saja, untuk menyempurnakan nya kita membutuhkan beberapa proses lagi.
Kebetulan saya sedang mengalami hal ini, saya sedang mengerjakan projek desain website klien, saya mencoba mock-up pertama yang menurut saya sudah ok, ternyata klien tidak sepenuhnya menyukainya. Sampai akhirnya sekarang sudah sampai revisi yang ke 6 atau 8 juga masih belum sempurna (menurut klien). Namun satu hal yang saya dapat dari sini adalah ternyata desain website yang saya buat tersebut memang menjadi lebih baik dari ide pertama yang saya tawarkan, karena saya jadi lebih sering mencoba layout baru, modifikasi menu dan lainnya, yang walaupun membuat saya sedikit frustasi (untungnya klien bisa bekerjasama dengan baik) tapi setelah melihat proses dan mock-up ke 8, saya dan klien menjadi lebih puas dengan desain website tersebut.
Rasanya tidak seru kalau tidak ada barometer untuk mengukur kemampuan diri kita sendiri. Jika kita merasa berada dalam suatu “kompetisi” maka biasanya pikiran kita akan menjadi lebih kreatif. Dapat dipastikan kita berusaha memikirkan yang tidak terpikirkan oleh “pesaing” kita. Tentu ini kompetisi yang sehat, bukan memikirkan bagaimana menjatuhkan lawan, tetapi bagaimana menjadi lebih baik lagi dari “pesaing”.
Kalau memang tidak ada “saingan”, berusahalah menciptakan “saingan fiksi” atau dengan mencari “saingan” tersebut dengan melihat “pesaing” di negara lain, website lain yang mirip-mirip dan sebagainya yang menurut Kamu bisa di jadikan “saingan” yang sehat dan berdampak positif bagi Kamu atau projek yang sedang Kamu jalankan.
Nah itu tips kreatif dari saya, kalau Kamu mempunyai tips lain dan ingin menambahkan, atau merevisi silakan, mari kita berdiskusi bersama
Designed by Richard Fang
Developed by zamdesign
© 2012 Richard Fang. All Rights Reserved.
bro sebenernya saya lagi cari desainer kaos distro dengan model desain seperti miami ink. ada kenalan gak?
thanks for sharing
wah desainer kaos jarang2 nih hehehe ke distrobox.org aja
hoo…
nasihat dari sang praktisi..
Trims.
hoo pakabar agung
trims juga..
lengkap!
dan semuanya saling berkaitan misalnya mengerjakan poin 2-5 tanpa poin 1 maka tidak akan jalan, begitu pula poin lainnya. thanks for sharing
sama2 Zam
senang bisa sharing
Boleh ditambahin?
6. Keep it Fresh
Mungkin suatu saat kita merasa bosan karena banyak repetisi atau pekerjaan modifikasi. Bisa jadi karena tuntutan klien atau memang kita yang kurang bereksplorasi karena terlalu sibuk. Karena pekerjaan kita adalah pekerjaan kreatifitas, penting sekali bagi kita untuk selalu bersemangat menemukan sesuatu yang baru. Hal ini bisa didapat dengan rajin mencari referensi-referensi terbaru.
Aduuh.. belepotan
wah iya bener tuh, referensi juga penting
kalau engga hanya berkutat di situ2 aja yah, akhirnya malah bosen hehehe tankyu Goenrock tambahan nya
buat num 4. congrats yah..Soal num terakhir… saya pengennya sih ngak ada kompetitor yang besar, kalau bisa sih saya duluan yang besar dalam berkompetisi ituh.. sayang yang saaat ini sudah terlanjur ada
Sebagai tambahan, Ide kreatif yang belum ada guna untuk pemecahan masalah baiknya disimpan, sewaktu waktu ide itu pasti akan terpakai
tankyu Arham, btw di dunia ini apa sih yg belum ada? hehehe tinggal kitanya aja yg berusaha gimana beda, yup memang kadang ada ide yg perlu di keep (walupun ide itu biasa aja) mungkin sewaktu2 bisa di gunakan..
Ulasannya padat, singkat, dan jelas…
Oh ya, apakah pasar sulit diprediksi? ini terkait tentang target penjualan…
thanks Amsky
hmm tergantung pasar nya juga sih, tapi sebenarnya kadang2 pasar juga ga terlalu tau apa yg mereka mau (contoh: hp yang sudah beralih fungsi dari komunikasi ke gengsi, itu yg merubah trend kan si produsen nya sendiri, pasar hanya ngikut aja)
yg paling aman adalah memulai melihat sesuatu dari sisi pasar yang mau di tuju, jadilah seperti mereka
Tambahan yach..pak….!
Terima kasih banyak sharingnya nich, sungguh sangat bermanfaat bagi saya dan semoga bagi orang lain juga.
thanks sangat bermanfaat untuk saya desainer frash graduated
ada tips inspirasi untuk mendesain logo gak
trmakasih